Kini Hadir Aplikasi Online Untuk Meningkatkan UMKM Karimun



Bisnis - Kompaskepri. com : Momentum bangkitnya era globalisasi dengan hadirnya bisnis online di indonesia kini telah merambah ke setiap daerah hingga tiba di Kabupaten Karimun yang merupakan sebuah hal yang baru.

Satu diantaranya bernama KlikQuick, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dengan dibawah badan usaha PT Klik Quick Indonesia yang mengembangkan platform aplikasi marketplace (tempat jual beli online) yang dihubungkan dengan transportasi lokal.
Pada pokonya bisnisnya ini mengusung konsep ekonomi berbasis online. Dimana seluruh UMKM mulai dari skala mikro seperti PKL, warung, toko, kedai, restoran, home industry, hingga pertanian dan peternakan (agrobisnis) bisa terkoneksi (online).

Sehingga masyarakat bisa memesan langsung dari aplikasi smartphone dengan sistem lokal area (Map geo location) dan pengirimannya terhubung dengan transportasi lokal.

Karena melihat mangsa pasar yang begitu besar serta di dukung pula dengan pengguna android atau smartphone oleh masyarakat indonesia yang begitu tinggi menjadikan bisnis online ini cukup menjanjikan.

Selain itu berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan juga beragam. Seperti fitur layanan Quick Shop, Quick Mart, Quick Food, Quick Pay, Sosial Media, Chatting, Buka Toko, Sistem Geo Location dan lain sebagainya.

Menurut Koordinator Kabupaten Karimun, Rizka Syahputra yang akrab di sapa Putra. Beliau mengatakan hadirnya bisnis digital ini supaya bisa memajukan usaha anak bangsa untuk berkembang bersama-sama. " Setelah melihat daerah lain yang sudah lebih duluan menerima hadirnya aplikasi digital maka kita masyarakat Karimun jangan mau kalah juga, harapan kami hadirnya bisnis ini untuk mengembangkan dan mengangkat usaha anak bangsa khususnya di daerah Karimun". Ujarnya.

Terlebih didukung dengan manajemen yang baik sehingga membantu UMKM di setiap daerah. Maka saat yang tepat pula untuk meningkatkan pendapatan bagi pelaku bisnis yang dulunya konvensional, merasa kurang mendapat hati di masyarakat yang disebabkan beberapa faktor dari proses untuk melakukan transaksi jual beli tersebut. Contohnya terik panas di siang hari, macet serta tidak tersitanya waktu.

Selain itu tidak lupa juga untuk dipehatikan para pelaku bisnis konvensional yang tidak mampu masuk ke sistem tersebut. Seperti pedagang kaki lima yang usianya sudah tua dan tidak mampu menggunakan teknologi tersebut.

Hal ini telah dibicarakan oleh Putra jauh sebelum tim dari masing-masing koordinator kecamatan dibentuk. " Untuk masalah itu jangan khawatir, sebab kita sudah berbicara dengan pemerintah daerah. " Ucap Putra yang menjelaskan bisnis ini di hadapan Dinas Koperasi Kabupaten Karimun.



" Lalu terkait pembayaran cash/tunai serta mekanisme dilapangan nanti kita akan duduk bersama dan kami akan menyodorkan Mou dan perjanjian kerja kepada pelaku bisnis online ". Tambahnya lagi.

Kemudian penegasan tersebut juga dibuktikan dengan terbentuknya tim dari masing-masing kecamatan. Berikut nama-nama koordinator kecamatan, Rudi Saputra selaku koordinator Meral Kota, Jemi Diporianto koordinator Karimun, dan Feddy Bastira koordinator Kundur.

Pewarta : RS
Editor : Rudi Saputra

Share on Google Plus

About Rudi Saputra

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar